Rabu , 13 Desember 2017
iden

Hentikan operasi pabrik semen yang menggusur warga di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah!

Hari cinta Sedunia, 14 februari 2015

Jam 16.17 waktu setempat.

Hari ke 244 di tenda perlawanan warga, demi rumahnya, melawan pembangunan pabrik Semen Indonesia.

Bersama para ibu yang telah dihina disiksa dan dipukuli secara rutin oleh mafia rakus yang ingin mengambil tanah mereka.

Bertahan.

Setiap jengkal tanah adalah setetes darah dan harga diri.

Saat yang kaya makin jadi kaya, begitu pula si miskin. Sama antara pejabat dan rakyat. Tidak puas “menjual” lahan lahan bagus tanah air, sekarang pegunungan Kendeng Jawa Tengah , Rembang sudah “dilacur” pejabat untuk Semen Indonesia, menyusul daerah daerah lain.

Di Lumbung Padi indonesia, yang sudah berubah menjadi penyumbang bencana terbesar Indonesia. Tanah cantik para petani yang sudah diduduki puluhan pabrik semen yang orientasinya adalah EKSPOR.

Ratusan ribu orang terancam kemiskinan dan penelitian mengatakan kalau ini diteruskan maka per 2050 sebagian Jawa sudah bisa dipastikan hilang dari Peta.

Hari ini, gunung indah dan hijau dengan sumber air alami ini sudah dirubah oleh para mafia rakus menjadi daerah kekeringan. 2 JUTA orang JawaTengah sekarang sudah kekurangan air.

Dengan ledakan besar pemecah batu setiap jam 12 siang 10 menit dari rumah rakyat, mungkin mereka berharap suatu hari kita merubah makanan pokok kita dari nasi menjadi semen.

Kali ini masih ada satu kesempatan untuk kita menghentikan. Karena Seorang Menteri bisa mengeluarkan surat dan begitu juga seorang Gubernur.

Karena suara rakyat harus didengar.

Karena kalau tidak, mafia akan terus merajalela di area lain Indonesia.

Karena, kita adalah manusia dan pejabat kita konon adalah manusia punya hati yang bisa membaca dan merasakan.

Buat yang mau baca lengkap kerugian yang bs terjadi kalau ini berjalan bisa buka di :

http://melaniesubono.blogdetik.com/2015/03/03/sejengkal-tanah/

Dan kalau kamu setuju, tanda tangani ini yang akan langsung disampaikan ke Ibu Siti Nurbaya dan Pak Ganjar Pranowo sebagai dua wakil suara kita yang bisa menghentikan ini.

Untuk indonesia. Rumah kita.

Sumber :

https://www.change.org/p/hentikan-operasi-tambang-pabrik-semen-di-rembang-ganjarpranowo-bravonur-rembangmelawan

Check Also

ISU DIGITAL DI INDONESIA DAN TANTANGANNYA DALAM PERUNDINGAN FTA

Digital Rights??? Penggunaan massif internet oleh publik secara tidak sadar telah menyerahkan data-data pribadi yang …

Tinggalkan Balasan