Sabtu , 24 Februari 2018
iden

Trans Pacific Dinilai Lemahkan RI

JAKARTA (HN) -Manajer Advokasi dan Kampanye Indonesia for Global Justice (IGJ) Niko Amrullah meminta Presiden Jokowi untuk tidak memanfaatkan kunjungan ke AS pada 24-26 Oktober 2015, untuk membahas keterlibatan Indonesia dalam Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Trans Pacific Partnership (TPP).

“TPP yang mendorong kerja sama perdagangan bebas dan liberalisasi di berbagai sektor ekonomi yang mewakili 40 persen kekuatan ekonomi dunia. Berdasarkan pengalaman, implementasi perjanjian perdagangan bebas menjadikan Indonesia hanya sebagai pemasok bahan mentah dan menjadi pasar impor bagi produk barang dan jasa negara lain,” tuturnya di Jakarta, Rabu (21/10).

TPP telah menyatukan Australia, Brunei Darussalam, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, AS, Korea Selatan, dan Vietnam

Reportase : Arif Kusuma
Editor : Admin

 

 

Check Also

Mengapa Vietnam Ngotot Menghambat Ekspor Mobil Indonesia

“ASEAN harus menetapkan kawasan perdagangan bebas di ASEAN dengan memakai skema CEPT sebagai mekanisme utama …

Tinggalkan Balasan