Senin , 26 Juni 2017
iden

Jalan Ketiga: MITOS dan REALITAS

jalan ketiga - Mitos dan RealitasJalan Ketiga: MITOS dan REALITAS

Penulis:
Satu Bumi Edisi 1

Deskripsi:
Menurut teori jalan ketiga, perkembangan historis berhasil menghancurkan cara politik lama yang berbasiskan kelas dan, karenanya, penawaran pendekatan perjuangan kelas sudah tidak relevan lagi.

Teknologi baru dan intensif (atas rangsangan pasar) menyatukan kam produsen kedalam ekonomi global (baru) yang digeraka oleh informasi.

Prinsip yang menyatukan kaum produsen adalah dorongan untuk meningkatka produktivitas dan persaingan (yang lebih ketat) dalam kancah pasar dunia. Negara, menurut teori jalan ketiga, harus memainkan peran sebagai pihak yang menyediakan, menciptakan, kondisi-kondisi dan insentif-insentif yang bisa merangsag usaha inovasi serta kesempatan yang sama.

Peran negara dalam bidang sosial adalah meningkatkan tanggung jawab personal da merangsang tersedianya lapangan kerja, ketimbang tegantung pada santunan negara. Menurut teori jalan ketiga, masyarakat cenderung mepertahankan ketipangan sosial, namun jug amendorong kesempatan persamaan; tujuannya, karenanya, buka untuk meredistribusikan pendapatan tapi meningkatkan pendapatan bagi semua orang.

Check Also

IGJ: Setengah Tahun Kabinet Kerja, Perlu Akseleratif

Jakarta (30/06)– Indonesia for Global Justice memberikan catatan evaluasi enam bulan kinerja Pemerintahan Jokowi-JK di bidang sosial …

Tinggalkan Balasan